Alhamdulillahilladzi kholaqol kaunaini watsaqolaini washalallahu ‘alaihi wasallam ‘ala shohibinna’laini sayyidina Muhammadibni Abdillahi ibni Abdil mutholibni Haasyim alladzi turjaa syafaa’atuhu ila yaumiddin wa alaa alihi wa ashhaabi rasulillahi ajma’iinaa, amma ba’du.
Terjemahan
ini diambil dari Mitsaalunna’li assyariifi (Gambar sandal Rasulullah
SAW) yang telah disusun oleh Syekh Yusuf Ismail Annabhani. Berikut
isinya secara singkat,
“Sungguh
benar bahwa sandal Rasulullah SAW itu dari kulit yang di rangkap
menggunakan 2 “tancapan” seperti batang dari kulit yang dinamakan Qibal.
Yang satu dimasukkan kira – kira antara ibu jari dan jari yang
didekatnya, dan yang satunya lagi dimasukkan kira – kira antara jari
tengah dan jari yang ada didekatnya, 2 tancapan tadi dihubungkan dengan
wadah (sebuah bingkai berbentuk yang disesuaikan dengan ukuran kaki)
yang ada di atas telapak kaki. Tungkainya juga memakai wadah (sebuah
bingkai berbentuk yang disesuaikan dengan ukuran kaki) yang mencakup
hingga seluruh telapak kaki.
