Tampilkan postingan dengan label ilmu tasawuf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu tasawuf. Tampilkan semua postingan

Hakekat Prinsip Belajar Ilmu Tasawuf

PRINSIP-PRINSIP ILMU TASAWUF (MYSTICISM TEORITIS)

‘Irfân (mistisisme) secara etimologis berarti sejenis pengetahuan (makrifat), konsepsi (tashawwur), dan pengetahuan yang dalam (bashîrah). Sementara itu, secara terminologis, ‘irfân dapat dikatakan sebagai sejenis pengetahuan langsung yang berada di luar indera dan akal. Tidak mudah mencapai pengetahuan itu, kecuali bagi orang yang secara amaliah bersungguh-sungguh menghilangkan berbagai rintangan dan tabir-tabir hati melalui sejenis perjalanan spiritual (sulûk) atau tarikan Ilahi (jadzb). Dengan cara itu, seorang arif dapat mencapai batin, kegaiban, dan kesatuan sejati yang tersembunyi di balik hal-hal yang tampak dan kemajemukan (katsrah). Dalam sulûk ini terdapat perjalanan ruh yang mendatangkan kesempurnaan jiwa serta diperoleh pengenalan diri dan pencerahan batin.

Filsafat Ilmu Dalam Al Quran

FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF QUR’AN

(Tafsir Ulang Epistemologi)

Yusra Marasabessy(Dosen Universitas Ibnu Khaldun)

PENDAHULUAN

Di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata tentang ilmu dalam berbagai bentuk (‘ilma, ‘ilmi, ‘ilmu, ‘ilman, ‘ilmihi, ‘ilmuha, ‘ilmuhum) terulang sebanyak 99 kali, (Ali Audah, 1997: 278-279). Delapan bentuk ilmu tersebut di atas dalam terjemah Al Qur’an Departemen Agama RI, cetakan Madinah Munawwarah (1990), diartikan dengan: pengetahuan, ilmu, ilmu pengetahuan, kepintaran dan keyakinan. Sedangkan kata ‘ilmu itu sendiri berasal dari bahasa Arab ‘alima = mengetahui, mengerti. Maknanya, seseorang dianggap mengerti karena sudah mengertahui obyek atau fakta lewat pendengaran, penglihatan dan hatinya.

Kata ilmu dalam pengertian teknis operasional ialah kesadaran tentang realitas. Pengertian ini didapat dari makna-makna ayat yang ada di dalam Al Qur’an. Orang yang memiliki kesadaran tentang realitas lewat pendengaran, penglihatan dan hati akan berfikir rasional dalam menggapai kebenaran (QS. 17 : 36).

Quantum Fisika dan Spiritualitas

Apakah Quantum Fisika dan Spiritualitas terkait?
Ian Thompson,Departemen Fisika, Universitas Surrey, Inggris
Artikel ini berdasarkan ceramah yang diberikan kepada Asosiasi Ilmiah Swedenborg, 20 April 2002.Sangat berharga untuk mendiskusikan pertanyaan tentang fisika kuantum dan spiritualitas bersama-sama, untuk melihat hubungan antara mereka dari sudut pandang Gereja Baru. Ada alasan mendesak untuk mendiskusikan link ini, karena ada orang-orang yang ingin mengidentifikasi hal-hal ini. Ada perasaan yang meluas bahwa orang-orang zaman baru yang entah bagaimana mereka terhubung, tetapi beberapa orang “New Age” ingin mengatakan bahwa fisika kuantum mengatakan pada kita tentang spiritualitas. Kita tahu dari Swedenborg bahwa hubungan tersebut tidak terlalu sederhana, jadi kita perlu memahami lebih terinci apa yang sedang terjadi.

Spiritual by Kuliah Ilmu Ghaib