Rahasia Gambar Sandal Rasulullah

Faedah Gambar Sandal Nabi Muhammad SAW
Alhamdulillahilladzi kholaqol kaunaini watsaqolaini washalallahu ‘alaihi wasallam ‘ala shohibinna’laini sayyidina Muhammadibni Abdillahi ibni Abdil mutholibni Haasyim alladzi turjaa syafaa’atuhu ila yaumiddin wa alaa alihi wa ashhaabi rasulillahi ajma’iinaa, amma ba’du.

Terjemahan ini diambil dari Mitsaalunna’li assyariifi (Gambar sandal Rasulullah SAW) yang telah disusun oleh Syekh Yusuf Ismail Annabhani. Berikut isinya secara singkat,
“Sungguh benar bahwa sandal Rasulullah SAW itu dari kulit yang di rangkap menggunakan 2 “tancapan” seperti batang dari kulit yang dinamakan Qibal. Yang satu dimasukkan kira – kira antara ibu jari dan jari yang didekatnya, dan yang satunya lagi dimasukkan kira – kira antara jari tengah dan jari yang ada didekatnya, 2 tancapan tadi dihubungkan dengan wadah (sebuah bingkai berbentuk yang disesuaikan dengan ukuran kaki) yang ada di atas telapak kaki. Tungkainya juga memakai wadah (sebuah bingkai berbentuk yang disesuaikan dengan ukuran kaki) yang mencakup hingga seluruh telapak kaki.

Menembus Dimensi Ruang Dan Waktu

Menembus Dimensi Ruang Dan Waktu pada kesempatan ini kita bahas sebagai bentuk menambah wawasan dan memperkuat serta mempertebal keimanan kita pada Allah Swt. Menembus Dimensi Ruang Dan Waktu tentu suatu hal yang tidak mungkin jika kita pikirkan secara logika, namun secara logika kita bisa cari tahu bagaimana kebenarannya, karena bagi Allah Swt tidak ada hal yang tidak mungkin jika Dia menghendaki.

Analisis dimensi waktu pada peristiwa Isra Mi'raj

Jika kita mengacu ke banyak ayat al-Quran, kejadian di alam, penelitian tentang alam semesta dan teori relativitas Einstein bahwa Allah mencipta semesta dari awal terbentuknya, termasuk mungkin istilah surga-neraka dalam 6 hari (QS. 11:7, 50:38), maka bolehlah saya asumsikan bahwa 6 hari dalam dimensi Tuhan tersebut sama kadarnya dengan miliaran tahun dimensi alam semesta dan manusia dari tahun 'ke-0' termasuk Big Bang (QS. 21:30) sampai menjelang hari Kiamat (atau bahkan termasuk sesudah Kiamat?).

Sebagai perbandingan waktu, dimana 1 tahun Bima Sakti sama dengan 225 juta tahun waktu sistem solar atau 1 hari di Bima Sakti = 4281 tahun waktu bumi. Padahal 'Arsy Allah meliputi seluruh langit dan bumi (QS. 2:255). Sehingga automatis 1 hari 'Arsy adalah sama panjang dengan suatu masa yang lama daripada waktu segala apa yang ada di alam semesta.

Doa Nadi ‘Aliyyan

Doa Nadi ‘Aliyyan merupakan doa multi fungsi dalam mengatasi berbagai permasalahan hidup. Doa Nadi ‘Aliyyan dengan diniatkan untuk memperoleh pahala dan ganjaran atau “qashd rajâ” maka apapun permohonan kita akan diijabahi oleh Allah SWT. Doa Nadi ‘Aliyyanjuga sering disebut doa meraih kemenangan, doa terbebas dari hukuman penjara, doa mustajab mengatasi berbagai problema hidup, dsb. Doa Nadi ‘Aliyyan dikalangan ahli ilmu hikmah diijazahkan para santri agar diamalkan sebagai bekal meraih kesuksesan dan terhindar dari berbagai halangan duniawi.
Ketika terjadi Perang Khaybar, semangat kaum Muslim demikian rendah, sementara benteng-benteng pertahanan musuh tidak bisa ditaklukkan, saat itulah Malaikat Jibril menurunkan kepada Nabi SWA doa Nadi ’Aliyyan. Dan, betapa dahsyatnya doa tersebut! Imam Ali mampu memberikan kepercayaan diri dan menyemangati para pejuang sehingga dalam peperangan tersebut diberikan kemenangan kepada kaum Muslim atas ijin dan kuasa Allah SWT.

Doa Nur Nawa Rizqi

Doa Nur Nawa Rizqi   adalah suatu amalan yang bermanfaat untuk melancarkan jalannya rejeki, membuka jalur kesuksesan dan suatu rialat doa guna melunasi hutang bagi yang sedang mengalami masalah keuangan.
Doa Nur Nawa Rizqi   merupakan metode doa yang sangat mustajab dalam perihal kerejekian dan solusi spiritual jalur ilahiyah dalam mengatasi problema seret rejeki.
Doa Nur Nawa Rizqi   berupa sembilan kunci doa yang sangat ampuh dan sangat bermanfaat buat membuka jalur rejeki tanpa kita duga sehingga mampu mengatasi permasalan keuangan, melunasi hutang, melancarkan usaha, melariskan dagangan, membangkitkan bisnis yang nyaris bangkrut, dsb.
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ 
“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Belajar Bahasa Laduni

Belajar Bahasa Asing Dengan Metode Ilmu Laduni yang sering kita dengan dengan sebutan Bahasa Laduni. Laduni adalah ilmu yang berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Para malaikat-Nya pun berkata: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami." (Al-Baqarah: 32) Ilmu laduni dalam pengertian umum ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu yang didapat tanpa melalui tahapan belajar (wahbiy). Kedua, ilmu yang didapat melalui usaha belajar (kasbiy). 
Bahasa Laduni adalah suatu medote spiritual islami untuk menguasai bahasa asing dengan cara mudah dan cepat. Berikut ini info yang mengupas sedikit tentang bahasa laduni tersebut sebagai wacana dan menambah wawasan.

Asma' Kun Fayakun

Asma' Kun Fayakun adalah merupakan keilmuan samudra ilmu hikmah yang memiliki manfaat multi fungsi untuk pengisian benda agar bertuah, menarik pusaka/harta karun yang terpendam, mendatang kekuatan khodam, induk ilmu penyembuhan dan ucapan bertuah (idu geni), dsb. 
Asma' Kun Fayakun banyak diburu oleh kalangan praktisi ilmu hikmah/praktisi supranatural bahkan tak jarang kalangan paranormal mengamalkan ilmu ini untuk memperkuat keilmuannya dalam menangani pasiennya. 
Asma' Kun Fayakun dari pengalaman kami yang mengamalkannya sungguh mempunyai banyak manfaat dengan kemajingan ilmu ghaib secara laduni yaitu ilmu yang datang dengan sendirinya atas kuasa dan kehendak Allah SWT.  Asma' Kun Fayakun pada kesempatan kali ini kami ungkap untuk menjawab rasa penasaran dari sobat semua tentang asmak kun fayakun/asma kun fayakun yang selama ini terlalu banyak versi bahkan ada yang dikaitkan dengan puja mantra dan lelaku ritual yang aneh-aneh, bahkan ada yang rela merogoh gocek puluhan juta untuk mengetahui / memiliki rahasianya tentang keilmuan yang satu ini.

Cara Berinteraksi Dengan Makhluk Gaib

Gambaran cara-cara berinteraksi dengan para makhluk gaib
Di dalam berkomunikasi melalui 'suara bisikan'-nya kepada manusia, pada dasarnya ada 2 macam cara berinteraksi dengan para makhluk gaib, yaitu: "interaksi secara terselubung"
dan "interaksi secara terang-terangan". "Interaksi secara terselubung" pasti dialami oleh tiap manusia tiap saatnya, sedangkan "interaksi secara terang-terangan" hanya dialami oleh amat terbatas jumlah manusia, sampai saat ini. Berikut ini diungkap 'gambaran' tentang kedua macam cara berinteraksi, bukan 'bagaimana' cara berinteraksinya.


Ada cukup banyak macam cara berinteraksi antara manusia dan para makhluk gaib (malaikat, jin, syaitan dan iblis), yang dikemukakan dalam berragam sumber. Tetapi dalam artikel/posting sekarang dan juga buku "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW", hanya dikemukakan cara-cara berinteraksi dengan para makhluk gaib, yang melalui 'suara bisikan' mereka kepada manusia. Hal ini amat perlu dikemukakan, terutama karena amat berkaitan dengan proses penyampaian wahyu-Nya, dari para malaikat Jibril kepada para nabi-Nya, yang relatif cukup lengkap telah diuraikan dalam artikel/posting terdahulu "cara proses diturunkan-Nya wahyu kepada para nabi-Nya".

Hakekat Kun Fayakun

Hakekat Kun Fayakun kita kupas untuk mengetaui makna dan rahasianya.  Hal ini terkait dengan unsur penciptaan.
Dalam Al Qur’an cukup banyak ayat yang menjelaskan bahwa jika Allah berkehendak, maka Dia hanya mengatakan “Jadilah! Lalu jadilah ia." Mari kita simak beberapa ayat yang berkenaan dengan hal ini.
Jumlah kun fayakun dalam al quran ada 8 Ayat yang menjelaskannya, hal ini mari kita lihat ayat apa yang mencantumkan kalimat Kun Fayakun dalam kitab suci Al Quran dan kami cantumkan latin dan artinya untuk mempermudah pemahaman, Ayat yang termaktub kalimah Kun Fayakun antara lain sebagai berikut:

Shalawat Kun Fayakun

Shalawat Kun Fayakun merupakan inti kharomah tingkat tinggi. Shalawat ini ibarat suatu induk doa untuk mewujudkan apapun permintaan atau permohonan doa kita, dalam suatu keilmuan disebut puncak ilmu cipta atau daya laduni. Shalawat kun fayakun adalah kunci doa yang hanya bersandar memohon pada Allah dengan menjunjung tinggi nabiyullah muhammad. Sholawat kun fayakun dalam ilmu hikmah banyak diburu karena beranggapan ini adalah puncak kekuatan doa shalawat yang merupakan induk energi ilmu laduni. Namun apapun doa hanya atas kehendak Allah-lah akan memiliki suatu khasiat yang luar biasa. 
Sholawat kun fayakun akhirnya kami tampilkan disini, semoga ini menjadi wawasan dan keilmuan yang bermanfaat bagi kita semua dalam menambah khasanah ilmu ghaib. Sholawat kun fayakun akan sangat bermanfaat buat anda yang sudah memiliki kemampuan ilmu ghaib dan dianjurkan bukan untuk para pemula, karena pengamal haruslah punya dasar (pondasi keilmuan ghaib) yang kuat dalam menguasainya. Sholawat kun fayakun dikenal sholawat dari nabi khidir atau sholawat makrifat bahkan dikalangan ahli ilmu hikmah ada yang menyebutnya kunci pamungkas ilmu raja dirajeh, bahkan ada yang menyebutnya puncak ilmu daya laduni, ada yang menyebutnya aji sekti poro wali (istilah jawa: sekti tanpo aji,kuwoso tanpo topo,sugih tanpo bondho,ngluruk tanpa bolo, menang tanpo ngasorake).

Hakekat Menuntut Ilmu

Ilmu Agama adalah ilmu yang diterangkan di dalam kitab Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

  • Menegakkan ibadah yang paling utama
  • Ilmu agama adalah warisan para Nabi
  • Diangkatnya derajat orang yang beriman dan orang yang berilmu
  • Dimudahkannya jalan menuju surga bagi para penuntut ilmu
  • Membuat Allah bersegera padanya
  • Ketamakan akan ilmu tidak pernah akan terpuaskan
  • Rasulullah diperintahkan untuk meminta tambahan ilmu
  • Halalnya hasil buruan anjing yang terlatih yang dilepas berburu dengan menyebut basmallah

Keikhlasan dalam menuntut ilmu agama

Menuntut ilmu agama termasuk salah satu ibadah yang seseorang dituntut untuk ikhlas dan mengikuti syariat Islam. Keikhlasan dalam menuntut ilmu agama bermakna :
  • Semata-mata mengharap pahala
  • Berniat untuk mengangkat kebodohan dari dirinya
  • Berniat untuk mengamalkan perintah-perintah Allah yang dia pelajari

Hakekat Rahasia Shalat

Bahwasanya diceritakan dari Abdullah Bin Umar r.a, katanya adalah kamu berduduk pada suatu orang kelak ke hadapan Rasulullah SAW, minta belajar ilmu Jibril a.s, daripada ilmu yang sempurna dunia dan akhirat, yaitu membiasakan dari hakikat didalam shalat lima waktu yaitu wajib bagi kita untuk mengetahuinya. Yang harus mereka ketahui pertama kali hakikat shalat ini supaya sempurna kamu menyembah Allah, bermula hakikatnya didalam shalat itu atas 4 (empat) perkara :
1. BERDIRI (IHRAM).
2. RUKU’ (MUNAJAH).
3. SUJUD (MI’RAJ).
4. DUDUK (TABDIL).

Mustajabnya Doa Ibu

Doa seorang Ibu
Copyright:http://baitullah.or.id

Doa seorang ibu sungguh mustajab. Balk doa kebaikan ataupun doa buruk. Rosululloh pernah menyampaikan suatu kisah menarik berkaitan dengan doa ibu. Suatu kisah nyata yang terjadi pada masa sebelum Rosululloh yang patut diambil sebagai ibroh bagi orang-orang yang beriman.

Dahulu, ada tiga orang bayi yang bisa berbicara. Salah satunya adalah seorang bayi yang hidup pada masa Juraij. Juraij adalah seorang ahli ibadah, dia memiliki sebuah tempat ibadah yang sekaligus jadi tempat tinggalnya.

Suatu ketika Juraij sedang melaksanakan sholat, tiba-tiba ibunya datang memanggilnya: "Wahai Juraij". Dalam hatinya, Juraij bergumam: "Wahai Robbku, apakah yang harus aku dahulukan... meneruskan sholatku ataukah memenuhi panggilan ibuku?!".

Dalam kebimbangan, dia tetap meneruskan sholatnya. Akhirnya sang ibu pulang. Esok harinya, sang ibu datang lagi dan memanggil: "Wahai Juraij!". Juraij yang saat itu pun sedang sholat bergumam dalam hatinya: "Wahai Robbku, apakah aku harus meneruskan sholatku... Ataukah (memenuhi) panggilan ibuku?l". Tetapi dia tetap meneruskan sholatnya.

Hakekat Waktu Yang Mustajabnya Doa

Allah memberikan setiap waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, di antaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang mensia-siakan kesempatan yang baik tersebut. Mereka menyangka bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kejayaan,keuntungan, kemenangan dan keselamatan. Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Adapun waktu-waktu mustajabnya tersebut antara lain ialah:

(1). Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahawasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Ertinya : Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga berbaki sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya" . (Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150)

Hakekat Cahaya Iman

Artikel Indoquran.com ini membahas tentang Cahaya Iman pada manusia, ciri-ciri orang beriman, janji-janji Allah kepada orang yg beriman, dll. Dilengkapi dengan sumber hukum dari Al-Qur'an maupun Al-Hadits.
Terdiri dari 4 (Empat) Bab:
1. Cahaya Iman
2. Keterangan Al-Qur'an Mengenai Petunjuk
3. Fungsi Al-Qur'an Bagi Orang Beriman
4.Orang-orang Beriman

Saran:
Ketika anda membaca artikel ini, dan menemukan sumber hukum dari Al-Quran, maka luangkan waktu untuk melihat dan mencermati dasar hukum tersebut pada Al-Quran dan Terjemahan Online di website ini (menu Alquran Terjemah), atau dengan menggunakan Quran Viewer yang bisa anda download dan install di komputer anda.
Jika anda mendapatkan bahwa ada dasar hukum yang tidak sesuai atau tidak cocok, maka kirim email ke admin sehingga admin indoquran.com bisa melakukan revisi atau perbaikan jika ada salah ketik / kesalahan lain yang mungkin tidak disengaja. Dengan Demikian anda juga ikut berkontribusi dalam belajar dan berbagi indoquran.com

Spiritual by Kuliah Ilmu Ghaib