Tampilkan postingan dengan label kumpulan ilmu gaib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan ilmu gaib. Tampilkan semua postingan

Asma' Kun Fayakun

Asma' Kun Fayakun adalah merupakan keilmuan samudra ilmu hikmah yang memiliki manfaat multi fungsi untuk pengisian benda agar bertuah, menarik pusaka/harta karun yang terpendam, mendatang kekuatan khodam, induk ilmu penyembuhan dan ucapan bertuah (idu geni), dsb. 
Asma' Kun Fayakun banyak diburu oleh kalangan praktisi ilmu hikmah/praktisi supranatural bahkan tak jarang kalangan paranormal mengamalkan ilmu ini untuk memperkuat keilmuannya dalam menangani pasiennya. 
Asma' Kun Fayakun dari pengalaman kami yang mengamalkannya sungguh mempunyai banyak manfaat dengan kemajingan ilmu ghaib secara laduni yaitu ilmu yang datang dengan sendirinya atas kuasa dan kehendak Allah SWT.  Asma' Kun Fayakun pada kesempatan kali ini kami ungkap untuk menjawab rasa penasaran dari sobat semua tentang asmak kun fayakun/asma kun fayakun yang selama ini terlalu banyak versi bahkan ada yang dikaitkan dengan puja mantra dan lelaku ritual yang aneh-aneh, bahkan ada yang rela merogoh gocek puluhan juta untuk mengetahui / memiliki rahasianya tentang keilmuan yang satu ini.

Cara Berinteraksi Dengan Makhluk Gaib

Gambaran cara-cara berinteraksi dengan para makhluk gaib
Di dalam berkomunikasi melalui 'suara bisikan'-nya kepada manusia, pada dasarnya ada 2 macam cara berinteraksi dengan para makhluk gaib, yaitu: "interaksi secara terselubung"
dan "interaksi secara terang-terangan". "Interaksi secara terselubung" pasti dialami oleh tiap manusia tiap saatnya, sedangkan "interaksi secara terang-terangan" hanya dialami oleh amat terbatas jumlah manusia, sampai saat ini. Berikut ini diungkap 'gambaran' tentang kedua macam cara berinteraksi, bukan 'bagaimana' cara berinteraksinya.


Ada cukup banyak macam cara berinteraksi antara manusia dan para makhluk gaib (malaikat, jin, syaitan dan iblis), yang dikemukakan dalam berragam sumber. Tetapi dalam artikel/posting sekarang dan juga buku "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW", hanya dikemukakan cara-cara berinteraksi dengan para makhluk gaib, yang melalui 'suara bisikan' mereka kepada manusia. Hal ini amat perlu dikemukakan, terutama karena amat berkaitan dengan proses penyampaian wahyu-Nya, dari para malaikat Jibril kepada para nabi-Nya, yang relatif cukup lengkap telah diuraikan dalam artikel/posting terdahulu "cara proses diturunkan-Nya wahyu kepada para nabi-Nya".

Hakekat Menuntut Ilmu

Ilmu Agama adalah ilmu yang diterangkan di dalam kitab Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

  • Menegakkan ibadah yang paling utama
  • Ilmu agama adalah warisan para Nabi
  • Diangkatnya derajat orang yang beriman dan orang yang berilmu
  • Dimudahkannya jalan menuju surga bagi para penuntut ilmu
  • Membuat Allah bersegera padanya
  • Ketamakan akan ilmu tidak pernah akan terpuaskan
  • Rasulullah diperintahkan untuk meminta tambahan ilmu
  • Halalnya hasil buruan anjing yang terlatih yang dilepas berburu dengan menyebut basmallah

Keikhlasan dalam menuntut ilmu agama

Menuntut ilmu agama termasuk salah satu ibadah yang seseorang dituntut untuk ikhlas dan mengikuti syariat Islam. Keikhlasan dalam menuntut ilmu agama bermakna :
  • Semata-mata mengharap pahala
  • Berniat untuk mengangkat kebodohan dari dirinya
  • Berniat untuk mengamalkan perintah-perintah Allah yang dia pelajari

Hakekat Waktu Yang Mustajabnya Doa

Allah memberikan setiap waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, di antaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang mensia-siakan kesempatan yang baik tersebut. Mereka menyangka bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kejayaan,keuntungan, kemenangan dan keselamatan. Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Adapun waktu-waktu mustajabnya tersebut antara lain ialah:

(1). Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahawasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

"Ertinya : Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga berbaki sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya" . (Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150)

Sejarah Hidup Rosulullah Muhammad SAW

Sejarah Hidup Rosulullah Muhammad SAW
Artikel dari Haekal ini menceritakan secara detail mengenai kisah dan sejarah hidup Rasulullah Muhammad SAW. Mulai dari zaman jahiliyah sebelum Islam datang (kondisi sebelum Rosulullah Muhammad Lahir), perjuangan beliau dalam penyebaran Islam, hingga wafat beliau.
Anda bisa membaca Sejarah Hidup Muhammad SAW melalui Buku cetakan yang beredar di toko buku kesayangan anda, atau membacanya secara online di........
situs MEDIA ISNET dengan meng-klik url berikut http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muhammad/index.html , atau jika anda tidak selalu online / connect dengan internet anda bisa mendownloadnya di web site ini melalui menu "Download & eBook".
Sebuah karya terbesar dari Muhammad Husain Haekal, setelah melakukan riset puluhan tahun, akhirnya Haekal menulis sejarah Nabi Muhammad saw. Berbeda dengan penulis sejarah nabi yang lain, keunikan Haekal adalah menekan aspek rasionalitas dan menjawab tantangan-tantangan orientalis sekitar kehidupan Nabi.
Selamat membaca dan belajar, semoga bermanfaat.
Sumber:indoquran.com

Hakekat Misteri Cahaya

Albert Einsten mengatakan bahwa Cahaya itu ABSOLUT sedangkan Ruang dan Waktu itu RELATIF. Dan Kecepatan bergerak suatu benda yang paling cepat yang ada di muka bumi adalah Cahaya. Menurut Einstein, tidak ada yang lebih cepat daripada Cahaya. Kecepatan Cahaya adalah 300.000 km/detik. Sehingga jika ada sebuah benda yang bergerak lebih cepat dari pada Cahaya maka benda itu seolah-olah akan menghilang, seolah-olah tak pernah mewujud di muka Bumi, tapi ada.

Berdasarkan Rumus Albert Einstein tentang hubungan antara waktu, materi, dan kecepatan, maka dimisalkan jika ada seorang Astronot dalam sebuah Roket meluncur dengan kecepatan mendekati Cahaya, dalam kasus ini anggap 0,8C dimana C = 300.000 km/detik, sehingga kecepatan Roket tersebut adalah 0,8 x 300.000 km/detik = 240.000 km/detik. Sehingga setelah 30 tahun waktu berlalu di dalam roket, ternyata sama dengan 50 tahun selang waktu di Bumi.

Hakekat Makna Bertasbih

Tasbih bersama E=MC^2
Saudara-saudara yang budiman , mari nikmati penjelasan berikut artikel dari Spiritual Sinergi Semesta (cahaya-semesta.com), sebagai menambah wawasan kita dalam memahami makna dalam bertasbih menyebut asma Allah SWT.

MAKNA BER-TASBIH

Kata At-Tasbih adalah derivasi dari kata as-sabh, yang berarti : terapung dan as-sibaahah : berenang, yang secara etimologi berarti berlalunya benda materi dengan cepat di tengah-tengah benda yang kepadatan massanya kurang dari benda materi tersebut, seperti air atau udara.

Kemudian, As-Sabh bisa berarti : kekosongan, hampa. Bisa juga berarti : bertindak di dalam kehidupan. As-Sabh bisa juga digunakan dalam bentuk metafora untuk menunjukkan makna peredaran/pergerakan bintang-bintang di hamparan langit. “Dan masing-masing beredar pada garis edarnya (36:40)”.

Sehingga dapat disimpulkan arti dari BERTASBIH adalah bahwa seluruh elemen di alam semesta ini selalu bergerak mengikuti garis edar thowaf semesta seraya fokus kepada Allah, yang ditandakan dengan fokus kepada rumah kosong atau Baitullah.

Hakekat Prinsip Belajar Ilmu Tasawuf

PRINSIP-PRINSIP ILMU TASAWUF (MYSTICISM TEORITIS)

‘Irfân (mistisisme) secara etimologis berarti sejenis pengetahuan (makrifat), konsepsi (tashawwur), dan pengetahuan yang dalam (bashîrah). Sementara itu, secara terminologis, ‘irfân dapat dikatakan sebagai sejenis pengetahuan langsung yang berada di luar indera dan akal. Tidak mudah mencapai pengetahuan itu, kecuali bagi orang yang secara amaliah bersungguh-sungguh menghilangkan berbagai rintangan dan tabir-tabir hati melalui sejenis perjalanan spiritual (sulûk) atau tarikan Ilahi (jadzb). Dengan cara itu, seorang arif dapat mencapai batin, kegaiban, dan kesatuan sejati yang tersembunyi di balik hal-hal yang tampak dan kemajemukan (katsrah). Dalam sulûk ini terdapat perjalanan ruh yang mendatangkan kesempurnaan jiwa serta diperoleh pengenalan diri dan pencerahan batin.

Filsafat Ilmu Dalam Al Quran

FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF QUR’AN

(Tafsir Ulang Epistemologi)

Yusra Marasabessy(Dosen Universitas Ibnu Khaldun)

PENDAHULUAN

Di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata tentang ilmu dalam berbagai bentuk (‘ilma, ‘ilmi, ‘ilmu, ‘ilman, ‘ilmihi, ‘ilmuha, ‘ilmuhum) terulang sebanyak 99 kali, (Ali Audah, 1997: 278-279). Delapan bentuk ilmu tersebut di atas dalam terjemah Al Qur’an Departemen Agama RI, cetakan Madinah Munawwarah (1990), diartikan dengan: pengetahuan, ilmu, ilmu pengetahuan, kepintaran dan keyakinan. Sedangkan kata ‘ilmu itu sendiri berasal dari bahasa Arab ‘alima = mengetahui, mengerti. Maknanya, seseorang dianggap mengerti karena sudah mengertahui obyek atau fakta lewat pendengaran, penglihatan dan hatinya.

Kata ilmu dalam pengertian teknis operasional ialah kesadaran tentang realitas. Pengertian ini didapat dari makna-makna ayat yang ada di dalam Al Qur’an. Orang yang memiliki kesadaran tentang realitas lewat pendengaran, penglihatan dan hati akan berfikir rasional dalam menggapai kebenaran (QS. 17 : 36).

Quantum Fisika dan Spiritualitas

Apakah Quantum Fisika dan Spiritualitas terkait?
Ian Thompson,Departemen Fisika, Universitas Surrey, Inggris
Artikel ini berdasarkan ceramah yang diberikan kepada Asosiasi Ilmiah Swedenborg, 20 April 2002.Sangat berharga untuk mendiskusikan pertanyaan tentang fisika kuantum dan spiritualitas bersama-sama, untuk melihat hubungan antara mereka dari sudut pandang Gereja Baru. Ada alasan mendesak untuk mendiskusikan link ini, karena ada orang-orang yang ingin mengidentifikasi hal-hal ini. Ada perasaan yang meluas bahwa orang-orang zaman baru yang entah bagaimana mereka terhubung, tetapi beberapa orang “New Age” ingin mengatakan bahwa fisika kuantum mengatakan pada kita tentang spiritualitas. Kita tahu dari Swedenborg bahwa hubungan tersebut tidak terlalu sederhana, jadi kita perlu memahami lebih terinci apa yang sedang terjadi.

Bolehkah Menjual Ilmu?

“Mereka Itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, Maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quran). " Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat. (Q.S. 6:90)”

Sahabat Semesta yang dimulyakan ALLAH SWT....
ALLAH telah menghalalkan untuk kita berjual beli tapi Allah telah mengharamkan RIBA. Namun demikian, ada juga jual-beli yang diharamkan seperti jual beli bangkai, khomr dan lain sebagainya.

Dari Jabir Ibnu Abdullah Radliyallaahu 'anhu bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda di Mekkah pada tahun penaklukan kota itu: "Sesungguhnya Allah melarang jual-beli minuman keras, bangkai, babi dan berhala." Ada orang bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat baginda tentang lemak bangkai karena ia digunakan untuk mengecat perahu, meminyaki kulit dan orang-orang menggunakannya untuk menyalakan lampu?. Beliau bersabda: "Tidak, ia haram." Kemudian setelah itu Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah melaknat orang-orang Yahudi, karena ketika Allah mengharamkan atas mereka (jual-beli) lemak bangkai mereka memprosesnya dan menjualnya, lalu mereka memakan hasilnya. " Muttafaq Alaihi.

Hakekat "Man Jadda Wa Jada"

Barang siapa bersungguh-sungguh pasti ada jalan / terwujud (MAN JADDA WAJADA)

Dalam firman Allah Surat Ar rad ayat 11 ditegaskan : ” Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ”.
Dari Alqur’an dan hadist tersirat bahwa pewujudan keadaan yang membuahkan hasil adalah
kemampuan manusia berpikir untuk meyakinkan dirinya yang terbaik sehingga dapat mewujudkan cita-cita, tentunya sebagai kemurahan Allah SWT. Berarti manusia tidak boleh mudah menyerah dengan tantangan, hambatan dan kesulitan hidup dan harus dijalani dengan rasa optimis.
Memang sifat manusia yang tidak tetap adalah cepat mengharap kebaikan namun cemas bila menghadapi kerugian.
Dalam firman Allah Surat An Anfaal ayat 74 dikatakan bahwa :
“ orang-orang yang beriman, orang-orang berhijrah, orang-orang berjihad pada jalan Allah, orang-orang yang memberikan tempat perlindungan dan pertolongan, mereka itulah orang-orang yang sebenarnya beriman, mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia”.

Spiritual by Kuliah Ilmu Ghaib